Langsung ke konten
Perpenca Bisa Jasa & Produk Lokal Jember

Panduan Memesan Kaos Sablon, Bordir, Jaket, dan Seragam di Konveksi dari Nol sampai Jadi

Diperbarui November 6, 2026 · 9 menit baca

Kaos untuk acara komunitas, seragam kantor, jaket organisasi, atau sekadar bordir nama di seragam sekolah: semuanya bisa dipesan di konveksi. Agar hasilnya sesuai harapan, tepat waktu, dan sesuai anggaran, ada beberapa hal yang perlu diputuskan sejak awal.

Panduan ini membahas langkah demi langkah memesan di konveksi, dari memilih bahan sampai menerima barang jadi. Dua keputusan yang paling sering membingungkan dibahas lebih dalam di artikel tersendiri: jenis bahan kaos cotton combed 20s, 24s, dan 30s serta perbedaan sablon plastisol, rubber, dan DTF.

Apa saja yang bisa dipesan di konveksi?

  • Kaos sablon untuk acara, komunitas, kampanye usaha, reuni, atau oleh-oleh.
  • Kaos polo dengan bordir logo untuk seragam kantor atau toko.
  • Kemeja dan seragam dinas untuk instansi, kantor, dan organisasi.
  • Seragam sekolah dan bordir nama atau logo sekolah.
  • Jaket dan hoodie untuk organisasi, angkatan, dan komunitas.
  • Jersey olahraga dengan nama dan nomor punggung.
  • Topi, tas kain, dan apron dengan sablon atau bordir.

Setiap jenis produk punya pilihan bahan dan teknik cetak yang berbeda, tetapi alur pemesanannya hampir sama.

1. Tentukan kebutuhan dan anggaran

Sebelum menghubungi konveksi, jawab dulu pertanyaan berikut:

  • Untuk apa? Kaos acara sekali pakai, seragam harian, atau jaket yang dipakai bertahun-tahun? Tujuan menentukan pilihan bahan dan teknik cetak.
  • Berapa jumlahnya? Harga per potong biasanya turun bila jumlah pesanan lebih banyak.
  • Kapan dibutuhkan? Sampaikan tanggal acara, bukan hanya “secepatnya”.
  • Berapa anggaran per potong? Dengan anggaran yang jelas, konveksi bisa menyarankan kombinasi bahan dan teknik yang paling sesuai.

2. Pilih bahan

Bahan adalah faktor terbesar yang menentukan kenyamanan dan harga. Beberapa bahan yang umum dipakai:

Untuk kaos

  • Cotton combed. Bahan kaos yang paling populer: lembut, menyerap keringat, dan nyaman di cuaca panas. Biasanya ditandai angka seperti 20s, 24s, atau 30s. Semakin besar angkanya, semakin tipis kainnya. 30s terasa tipis dan adem, 24s sedang, 20s lebih tebal dan kokoh.
  • Cotton carded. Mirip combed tetapi seratnya kurang halus, sehingga sedikit lebih kasar. Harganya lebih ekonomis.
  • CVC. Campuran katun dan polyester. Lebih tahan kusut dan warnanya awet, tetap cukup nyaman dipakai.
  • PE (polyester). Paling murah, tetapi kurang menyerap keringat dan terasa lebih panas. Cocok untuk kaos acara sekali pakai dengan anggaran terbatas.

Untuk kemeja, seragam, dan jaket

  • Kemeja dan seragam dinas umumnya memakai kain katun, american drill, atau kain campuran yang tidak mudah kusut.
  • Jaket sering memakai bahan fleece (lembut dan hangat, populer untuk hoodie), taslan (ringan dan tahan angin), atau american drill untuk jaket bergaya kerja.

Minta konveksi menunjukkan contoh kain atau foto bahan sebelum memutuskan. Perbandingan lengkap ketebalan kaos combed beserta saran pemakaiannya ada di jenis bahan kaos cotton combed 20s, 24s, dan 30s.

3. Pilih teknik sablon atau bordir

Sablon

  • Sablon plastisol. Tintanya tebal, warnanya cerah dan awet. Cocok untuk desain dengan warna terbatas dan pesanan dalam jumlah banyak.
  • Sablon rubber. Berbasis air, sedikit timbul, dan terasa lebih lentur. Banyak dipakai untuk kaos harian.
  • DTF (direct to film). Desain dicetak ke film lalu dipres ke kain. Bisa menampilkan banyak warna dan detail halus, dan cocok untuk pesanan satuan atau jumlah kecil.
  • Polyflex. Lembaran berwarna yang dipotong mesin lalu dipres. Cocok untuk nama dan nomor punggung, misalnya jersey.

Bordir

Bordir komputer menjahit desain langsung ke kain dengan benang, sehingga sangat awet dan terlihat rapi. Cocok untuk logo kecil di dada, nama di seragam, dan emblem. Untuk bordir, desain yang terlalu kecil atau terlalu detail sulit terbaca. Diskusikan ukurannya dengan konveksi.

Apa pengaruhnya ke harga?

Pada sablon manual, setiap warna biasanya memerlukan cetakan (screen) sendiri, sehingga semakin banyak warna, semakin tinggi biaya, terutama untuk pesanan sedikit. Pada bordir, harga dipengaruhi ukuran dan kerapatan desain. Tanyakan kepada konveksi teknik mana yang paling hemat untuk desain dan jumlah pesanan Anda. Perbandingan detail ketiga teknik sablon yang paling populer ada di perbedaan sablon plastisol, rubber, dan DTF.

4. Siapkan desain

  • Kirim file desain sejelas mungkin. File dengan resolusi tinggi atau format vektor akan menghasilkan cetakan yang tajam. Bila hanya punya gambar dari HP, kirim yang paling jelas.
  • Belum punya desain? Ceritakan idenya: logo, tulisan, warna, dan letaknya (dada kiri, depan penuh, punggung). Sebagian konveksi bisa membantu membuatkan desain.
  • Untuk bordir nama, tuliskan nama persis seperti yang akan dibordir, termasuk huruf besar-kecil dan gelar. Periksa ejaannya dua kali.
  • Tentukan ukuran dan posisi cetak, misalnya logo dada kiri selebar 8 cm dan tulisan punggung selebar 25 cm.

5. Susun daftar ukuran

Daftar ukuran yang rapi mencegah kesalahan potong, yang paling sering menjadi sumber kekecewaan.

  1. Minta tabel ukuran (size chart) dari konveksi: lebar dada dan panjang badan untuk setiap ukuran. Ukuran S, M, L di setiap konveksi bisa berbeda.
  2. Bandingkan dengan kaos yang sudah pas di badan. Bentangkan kaos tersebut, ukur lebar dada (ketiak ke ketiak) dan panjangnya.
  3. Buat daftar dalam tabel: nama, ukuran, dan untuk bordir, nama yang akan dibordir.
  4. Untuk seragam anak atau ukuran khusus, sampaikan sejak awal karena mungkin perlu pola tersendiri.

6. Hitung waktu pengerjaan

Waktu pengerjaan tergantung jumlah, teknik, dan antrean konveksi. Sebagai patokan umum, siapkan waktu lebih panjang dari yang Anda kira:

  • Tambahkan beberapa hari cadangan sebelum tanggal acara untuk berjaga-jaga bila ada revisi.
  • Pesanan menjelang musim ramai, seperti tahun ajaran baru, Lebaran, atau Agustusan, biasanya lebih padat.
  • Tanyakan apakah konveksi bisa membuatkan satu contoh lebih dulu untuk pesanan dalam jumlah besar.

7. Sepakati harga dan pembayaran

Sebelum produksi dimulai, pastikan hal-hal ini tertulis di chat:

  • Harga per potong dan total, termasuk biaya tambahan (ukuran besar seperti XXL ke atas sering lebih mahal, juga sablon di beberapa sisi).
  • Uang muka dan kapan pelunasan dilakukan.
  • Tanggal selesai dan cara pengambilan atau pengiriman.
  • Kebijakan bila ada cacat produksi, misalnya sablon miring atau ukuran tidak sesuai daftar.

Pesanan untuk instansi, sekolah, dan usaha

Pesanan dalam jumlah besar punya kebutuhan tambahan:

  • Tunjuk satu penanggung jawab yang berkomunikasi dengan konveksi, agar keputusan tidak simpang siur.
  • Kumpulkan ukuran lewat formulir atau tabel bersama, dengan batas waktu yang jelas.
  • Minta contoh fisik satu potong sebelum produksi massal, lalu tanda tangani persetujuan contoh.
  • Tanyakan kebutuhan administrasi seperti nota, kuitansi, atau penawaran harga resmi bila diperlukan untuk laporan.
  • Siapkan cadangan beberapa potong untuk karyawan atau siswa baru.

Contoh ringkasan pesanan yang siap dikirim

Setelah semua keputusan diambil, rangkum dalam satu pesan agar konveksi bisa langsung menghitung:

Halo, saya lihat di Perpenca Bisa. Saya mau pesan kaos untuk reuni SMA:

Mohon info harga, lama pengerjaan, dan uang mukanya.

  • Jumlah: 60 potong
  • Bahan: cotton combed 30s, warna hitam
  • Sablon: depan logo 2 warna (lebar 25 cm), punggung tulisan 1 warna
  • Ukuran: S 8, M 20, L 18, XL 10, XXL 4
  • Dibutuhkan: tanggal 20 bulan depan
  • Anggaran: sekitar Rp… per potong

Pesan seperti ini menghemat banyak tanya-jawab dan membuat perkiraan harga lebih akurat.

Kesalahan yang sering terjadi saat memesan

  • Tidak menyebutkan tanggal acara, sehingga pesanan masuk antrean biasa.
  • Daftar ukuran berubah-ubah setelah produksi dimulai.
  • Desain belum final saat sudah membayar uang muka.
  • Tidak mengecek ejaan nama untuk bordir.
  • Membandingkan harga tanpa membandingkan bahan dan teknik. Harga murah sering berarti bahan lebih tipis atau teknik berbeda.
  • Tidak meminta contoh untuk pesanan dalam jumlah besar.

8. Periksa saat barang jadi

Saat menerima pesanan, periksa jumlah per ukuran, posisi dan warna sablon atau bordir, ejaan nama, serta jahitan. Sampaikan bila ada yang tidak sesuai sesegera mungkin, dengan foto.

Tips merawat kaos sablon dan bordir

  • Cuci dalam keadaan terbalik (bagian dalam di luar) supaya sablon tidak cepat pudar.
  • Hindari pemutih dan deterjen yang terlalu keras.
  • Jangan menyetrika langsung di atas sablon. Setrika dari bagian dalam, atau lapisi dengan kain.
  • Jemur di tempat teduh agar warna kain tidak cepat pudar.

Pesan di mitra konveksi Perpenca Bisa

Mitra konveksi Perpenca Bisa di Jember menerima pesanan kaos sablon satuan maupun lusinan, bordir nama, jaket, seragam dinas, seragam sekolah, dan pakaian lainnya. Setiap produk di halaman tersebut punya tombol Pesan via WA yang otomatis menyebutkan nama produk yang Anda pilih.

Untuk pesanan instansi, sekolah, atau acara dalam jumlah besar, Anda juga bisa menghubungi CS Perpenca Bisa untuk dibantu mencarikan mitra yang sesuai.

Memilih model dan potongan

Selain bahan dan teknik cetak, model pakaian juga perlu diputuskan sejak awal:

  • Kaos oblong lengan pendek: paling umum dan paling ekonomis untuk acara dan komunitas.
  • Kaos lengan panjang: cocok untuk kegiatan luar ruangan karena melindungi kulit dari matahari.
  • Kaos raglan: lengan berbeda warna, memberi kesan sporty.
  • Kaos polo: berkerah, terlihat lebih rapi untuk seragam kantor atau toko.
  • Kemeja: lengan pendek atau panjang, untuk seragam dinas dan organisasi.
  • Jaket dan hoodie: untuk angkatan, komunitas motor, atau organisasi kampus.
  • Rompi: populer untuk relawan, panitia, dan petugas lapangan.

Untuk seragam yang dipakai laki-laki dan perempuan, tanyakan apakah konveksi menyediakan pola khusus perempuan, misalnya potongan yang sedikit lebih ramping atau lengan yang lebih panjang untuk pemakai kerudung.

Memahami harga satuan dan lusinan

Harga konveksi biasanya dihitung per potong, tetapi dipengaruhi jumlah pesanan:

Jumlah pesananYang biasanya terjadi
Satuan sampai beberapa potongHarga per potong lebih tinggi, teknik digital seperti DTF lebih ekonomis
Satu sampai beberapa lusinSablon manual mulai ekonomis, harga per potong turun
Puluhan lusin ke atasHarga per potong paling efisien, waktu produksi lebih panjang

Mintalah konveksi menghitung beberapa skenario, misalnya 24, 48, dan 72 potong, agar Anda bisa membandingkan dan menyesuaikan anggaran.

Menyimpan dan membagikan seragam

Setelah pesanan diterima, bagikan sesuai daftar ukuran dan minta setiap penerima mencoba secepatnya. Catat bila ada yang kurang pas, lalu sampaikan kepada konveksi dalam satu daftar. Simpan beberapa potong cadangan di tempat kering, dalam kantong plastik tertutup, untuk anggota baru atau pengganti yang rusak.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah konveksi menerima pesanan dari luar Jember?

Banyak konveksi melayani pengiriman ke luar kota. Tanyakan ongkos kirim, cara pembayaran, dan perkiraan waktu sampai saat memesan.

Apakah bisa memesan bordir saja tanpa membeli kaos?

Sebagian konveksi menerima jasa bordir nama atau logo di seragam milik pelanggan. Tanyakan jenis bahan yang bisa dibordir dan biaya per titik bordir.

Berapa lama pengerjaan kaos sablon lusinan?

Tergantung jumlah, teknik, dan antrean konveksi. Tanyakan perkiraannya saat memesan, lalu tambahkan beberapa hari cadangan sebelum tanggal acara.

Apakah konveksi bisa membantu membuat desain?

Sebagian konveksi menyediakan bantuan desain, kadang dengan biaya tambahan. Siapkan ide, logo, tulisan, dan warna yang diinginkan agar prosesnya cepat.

Apa saja yang perlu dicek saat menerima contoh?

Bahan, ukuran, posisi dan warna sablon atau bordir, ejaan, serta kerapian jahitan. Setujui contoh secara tertulis di chat sebelum produksi massal dimulai.

Apakah bisa pesan satu potong saja?

Banyak konveksi menerima pesanan satuan, terutama dengan teknik DTF atau polyflex. Untuk sablon manual, biasanya ada jumlah minimal agar harganya masuk akal. Tanyakan langsung kepada mitra.

Mana yang lebih awet, sablon atau bordir?

Bordir umumnya paling awet karena berupa jahitan benang. Sablon plastisol yang dirawat dengan benar juga bisa bertahan lama.

Bisakah memakai kaos sendiri lalu disablon atau dibordir?

Sebagian konveksi menerima jasa sablon atau bordir saja di atas kaos milik pelanggan. Tanyakan dulu jenis bahannya cocok atau tidak.

Apa yang harus disiapkan untuk pesanan seragam kantor?

Desain atau contoh seragam, pilihan bahan, daftar nama dan ukuran setiap karyawan, posisi logo dan bordir nama, serta tanggal seragam mulai dipakai.

Bacaan lanjutan dalam panduan ini: